Senyum Dari Sikecil


ketika badanku mulai lusuh
dan hidupku sudah tak seindah langit pagi
kulihat senyum ceriamu, mengitari sawah
membangkitkan keangkuhanku pada mentari

tak akan kubiarkan kering ladang dan sawah
akan kutanam zamrud diatasnya
biar nanti senyuman itu semakin berkah
dan kita berdua melepas dahaga

selayang angin menerpa daun tempat bersandarnya nyawa
sambil menikmati sisa kasih yang kini mulai berjaya
setelah senyum kecil membangkitkan keangkuhan
hingga semua petaka berhasil kutelan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s