Berperang Dengan Ilusi


Bayang nyata hantui nyawa
nista ku puja setengah jiwa
akankah rasa di telan derita
akankah rasa di himpit petaka
———————————————-
sang jenaka hampiri juwita
menebar senyum penuh pesona
berharap dia memiliki raganya
tanpa budi tanpa jiwa
pada pengemis jalang……
———————————————
aku yang jalang tak pantas untuk nya
mahkota ratu di atas kepala
tak sebanding dengan tangan mengadah di tengah jalan
mengharap belas iba dari nyonya dan tuan-tuan
——————————————–
bayang kelam hantui senjaku
sementara ku masih duduk di tengah jalan sambil mengadah
inilah hidup yang persembahkan pada ratu
baju yang lusung dengan tangan mengadah
semoga jalangku tak sejalang ibadahku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s