Let’s Change


Kenapa kita harus berubah…?
kenapa orang lain harus berubah, ?
perlu saya ingatkan kembali bahwa kita (manusia) adalah mahluk sosial yang saling berhubungan satu sama lain nya, dan suatu kewajaran sifat manusia ketika dia khilaf,lupa atau bahkan sengaja melakukan hal yang tidak baik, dan inilah tugas manusia lain nya untuk saling mengingatkan satu sama lain sebagaimana kontek kehidupan kita sebagai mahluk sosial.
Pengaruh kehidupan yang Global dewasa ini sudah membuat kita hidup napsi-napsi(sendiri-sendir

i) cenderung acuh dengan saudara kita yang lain nya,hal ini mungkin pengaruh adat kebarat-baratan yang mencoba menelurkan generasi-generasi yang jauh dari norma-norma yang sangat bagus dari negara kita😀
Ketika orang berbuat yang tidak senonoh dengan saudara lain nya,kita selalu melambungkan ucapan “ah itu urusan dia” padahal tau kah kalian tentang mengingatkan sesama muslim itu hukum nya fardu kifayah,,,,,.Mari kita menuju kehidupan yang lebih baik, kita hidupkan motto gotong royong dari negara kita yang sudah sangat langka di temukan di lini-lini kehidupan kota dewasa ini.Gotong royong bukan hanya kerja bakti, tapi melainkan dalam hal amal-amaliah bisa di lakukan salah saru nya dengan cara saling mengingatkan ketika saudara yang lain nya khilaf,lupa

Allah berfirman
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.” (QS Ali Imran [3]: 104)

Allah berfirman,

“Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat buruk apa yang telah mereka kerjakan itu.” (QS Al-Maidah [5]: 63)
Allah berfirman melalui lisan Luqman AS,

“Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah).” (QS Luqman [31]: 17)

Imam Muslim dalam kitab Shahih-nya meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Sa’id Al Khudri RA, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda,

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ الْإِيمَانِ

“Barangsiapa di antara kalian yang melihat suatu kemungkaran, maka hendaklah ia mengubahnya dengan tangannya. Kalau ia tidak mampu (dengan tangannya), maka dengan lisannya. Kalau ia tidak mampu (dengan lisannya), maka dengan hatinya dan itu adalah selemah-lemahnya iman.”

Wallahu a’lam bissawaf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s