Curahan Hati Seorang Anak Dari Pulau Yang Kurang Terkenal


NOTE:TULISAN INI BUKAN BERMAKSUD MENGOLOK RAS LAIN,ATAU MENYINGGUNG SARA,JADI AMBIL POSITIP NYA SAJA, JIKA ANDA TERGOLONG ORANG YANG CEPAT TERSINGGUNG MAKA AMAT TIDAK DI SARANKAN UNTUK MEMBACANYA, SO JUST SKIP, DAN TULISAN INI BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI,JADI BUKAN DI BUAT-BUAT DENGAN MAKSUD MENJELEKKAN SUKU,AGAMA DAN RAS LAIN

Curahan hati seorang anak dari pulau yang kurang terkenal.Mungkin pembaca sekalian bertanya-tanya kenapa saya bilang pulau yang kurang terkenal,ini karena sudah berkali-kali saya menyebutkan asal saya dari Lombok-Mataram-NTB,dan mereka hanya mengerti yang namanya NTB dan sangat-sangat tidak tau yang namanya Lombok,,,padahal di acara TV nama Lombok tidak begitu asing bagi orang yang suka berlibur,karena bagaimanapun pulau Lombok tidak bisa di anggap remeh dengan daya tarik pesona alam wisatanya,namun suatu hal yang sangat tidak enak di dengar dengan telinga dan suatu hal yang tidak enak untuk di hayati,ketika seorang bertanya”Nak dari mana?” dan saya selalu menjawab dengan panjang “saya Dari Lombok-Mataram-NTB” dan seraya begitu sang penanya sebagian besar akan bertanya, “Lombok itu dimana sih?” padahal Lombok masih termasuk dalam wilayah kesatuan Republik Indonesia,tapi kenapa masyarakat di sekitar sini masih saja awam dengan bagian wilayah dari negara ini,dan kami terus terang merasa di anak tirikan dengan pemahaman masyarakat yang awam di daerah tempat tinggal sementara saya ini,yang mengira bahwa Indonesia adalah (maap) Jawa,suatu ketidak nyamanan ketika di bilang Lombok bagian dari Indonesia yach? Dan hal ini saya pertanyakan kenapa mereka bertanya dengan pertanyaan seperti demikian,dan hampir sebagian berpendapat bahwa: karena kulit kami rada item dikit,walaupun padahal di sekitar sini juga banyak yang kulitnya lebih hitam dari saya,dan rambut nya keriting tapi kenapa cuman saya yang di bilang begitu….(:

Tapi tidak apalah karena nasib apes mungkin sedang menghampiri saya,dan kebetulan sebagian besar yang menanyakan hal ini ke saya adalah orang tua yang umurnya sudah kepala banyak lah,dan sepertinya meraka mungkin tidak lulus di mata pelajaran IPS di jaman dahulu,atau memang mereka bolos si saat jam pelajaran IPS waktu itu😀 entah berantah alasan itu dia tidak tahu yang namanya Lombok.

Okeh itu tadi dari golongan orang berkepala banyak…..

Sebuah pengalaman yang sangat sulit saya lupakan dari ingatan yang melekat di kepala ini,dan ini terjadi kerap kali jika di ajak ngobrol oleh orang yang baru saja di kenal.

Ketika lawan bicara mendengarkan aksen bicara saya,khususnya ketika mengucapkan kata-kata yang ada huruf “T” mereka langsung menebak, mas dari Bali yach,,,,,,,padahal pengucapan “T” bali dengan “T” lombok berbeda, memang sih sama-sama mendalam dalam penyebutan,namun Lombok umum nya sedikit terbuka dari Bali dalam penyebutan,jadi itu memang khas masing-masing daerah dalam mencerminkan ciri khas,dan kami memang cukup berbangga dengan khas yang seperti ini, ”SALUTE BUAT BALI DAN LOMBOK”.

Pernah suatu ketika seorang kawan sedang nongkrong di TT (tongkrongan di daerah Malang) kemudian sang kawan saya ini di palak oleh orang yang mengendarai mobil Xenia. Langsung saja mereka minta uang,Handphone dan Rokok,tapi sang kawan ini tidak mau memberikan,dan akhirnya kawan saya ini di pukul dari arah belakang oleh kawan nya si pemalak, karena mereka dalam jumlah banyak, nah terjadilah keributan yang tak terelakan lagi, karena sang kawan ini tidak terima kalau diperlakukan seperti itu, dia pun melawan dengan tangan kosong dan berhadapan dengan banyak pemalak, tapi syukurnya ada kawan dari lombok lain nya yang melihat kejadian itu dan langsung berlari ke asrama Lombok yang tidak jauh dari tempat tongkrongan itu,dan para pedagang pinggir jalan pun berteriak “jangan macam-macam sama anak itu,dia tinggal di asrama Bali,asrama balinya di belakang sini” serentak ketika mendengar pedagang pinggir jalan, para pemalak pun berlari naek mobil dan kabur. Kawan yang berlari memanggil rekan-rekan yang ada di asrama pun kembali dengan membawa pasukan😀 lengkap dengan persenjataan tradisional berupa Keris,Berang,Klewang dan lain nya. Wal hasil para pemalak sudah kabur. Tidak berhenti disini, pasukan yang sudah datang tetap tidak terima saudara satu pulaunya di perlakukan seperti ini, mereka pun pergi memburu para pemalak ini, tapi tetap saja nihil, karena si korban tidak hapal plat nomer mobil tersebut,,,,

taukah dimana letak menarik nya ?

Coba telaah kata-kata sang pedagang tadi,” jangan macam-macam sama anak itu,dia tinggal di asrama bali,asrama balinya di belakang sini”. Asrama Bali, padahal sudah jelaas-jelas ada papan nama di depan asrama “Asrama Mahasiswa Lombok Rinjani 2” tapi tetap saja di sebut Bali, dan hal ini sempat saya pertanyakan sama pedang yang ada di pinggir jalan itu,kok nyebut bali,bukan nya Lombok,,,,,mereka menjawab “karena aksen nya kan aksen Bali”dan yang mencolok memang penyebutan “T” dengan “B” ech satu lagi kelupaan, Lombok rada susah membedakan ”F”,V” semuanya di sebut rata dengan pengucapan “P”,dan ini saya alami berkali kali,bahkan ketika mengisi acara seminar sempat di tertawakan gegara tidak bisa nyebut “V” ketika itu sedang menyebut nama anti virus “AVG” saya sebut saja “apege” peserta kembali nyebut dengan maksud membenarkan pengucapan saya “AVG” saya jawab iya “apege” sampai ketiga kalinya saya nyerah dan bilang “maap rada susah nyebutnya” wal hasil mereka tertawa terbahak-bahak😀

Bagian yang tidak akan saya lupakan.

Kesimpulan

Itulah bangganya jadi bagian dari Indonesia ini,karena terdiri dari banyak pulau,banyak suku tapi kita tetap satu tujuan yaitu: memajukan Indonesia Raya,dan mengharumkan nama Bangsa ini

Bali dan Lombok punya beberapa kemiripan adat istiadat, jadi wajar saja jika Lombok sering di sebut sebagai bali,dan juga jaman dahulu Lombok dan Bali satu Provinsi,mungkin itu yang membuat mereka menyebut Lombok adalah Bali juga…..

24 thoughts on “Curahan Hati Seorang Anak Dari Pulau Yang Kurang Terkenal

    • @neenu
      pan waktu tau sendiri orang-orang di UNMER ntuh pada ketawain sayah yang indak bisa nyebut V “AVG” buset suwer pengalaman pertama di tertawakan di hadapan peserta gegara indak bisa sebut “V”

      BTW Smadap itu antivirus yach….? *baru tau*

  1. lale says:

    Sabar kalau “setomen” begitu hahahaha…………..
    itu lah nasib yang harus diterima kalau jadi perantau….
    tp semangat aj yaaaa…….^_~

  2. walah.. gitu doank dipermasalahkan.
    dulu waktu nen merantau di lombok juga banyak ‘orang lombok’ (termasuk ‘mahasiswa’) yang ga percaya kalo di ambon ada yang berkulit putih n banyak juga yang ga tau Ambon ntu dimana (ada yang mikir di sulawesi lah.. manado lah.. NTT lah.. ckckck…. termasuk ihsan juga ya dulu😉 “pada doang” nih kasusnya. hihihi…

    • Eh inih mba nensi yang di dulu di STMIK BG Mataram kan……wahg…lama ngilang mba, apa kabar inih si mba,,,,! Oh iyach pan dulu bilang kalau mab nensi asal nya dari sulawesi tidak pernah bilang dari Ambon😀
      kalau masalah yang berkulit putih sih emang banyak,di kampus sini juga ada temen dari Ambon kulit nya putih + Kuning langsat😛

      • siapa yang ngilang?? baru ketemu lagi kalee.. hehe..
        dan siapa juga yang ngaku dari sulawesi?? tuh kan.. salah kaprah lagi. ckckck…..

        • @nensi
          Ah saya masih ingat betul dulu bilang nya dari sulawesi. Makanya pas nensi ngilang saya tanya sama lale,dia juga bilang kalau nensi pulang ke makasar waktu itu…. jadi mana yang bener, trus sekarang lagi dimana bersama siapa, sedang berbuat apa ? *Nyontek di lirik lagu*

  3. @Fatra
    mwakakakakakak Fatra engkau yang di palak…… sok kenal sama pemalak akhirnya kena bogem mentah,,,, dan merah lah mukamu kena bogem dari pemalak……Ahc dan akhirnya keluarlah Ilmu dari Khusin Ryu M Karatedo Indonesia mu yang konon masih katagori sabuk yang belum siap untuk di pakai berkelahi😀😛

    mbe jaje Lombok iku fatra maeh…. sah jau imem doankz

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s