Pagar Putih Tersusun Rapi


Ketika mata terbuka pertama kalinya

Ku tatap langit-langit putih tua

Entah karena kotor atau sudah terlalu lama

Dan tangan meraba ke kanan dan kiri

Ternyata dia tak ada disini…………..

Tak ada di sisi ku saat ini

hingga ku lari kesini saat ini………………………


kutepuk bantal yang mengalasi malam ku

Ternyata itu hanya mimpi………

Ku coba kembali pejamkan mata gelap

Hingga langit-langit itu tak ku lihat lagi

Tapi semua tak bisa kembali


Ku tau itu hanya mimpi………..

Tapi satu yang tak bisa ku lupa…….

Susunan pagar putih dalam senyum binatang melata

Pagar itu tersusun rapi

Dengan indah nya di sana……..

Semua hanya dia yang memilikinya

Dari semua yang pernah ku cicipi

Tak ada satu yang sebanding dengan susunan rapi itu

Ku ingin kelak anak ku memiliki nya

Ku ingin kelak anaku mewarisinya…….

Entah yang perempuan atau laki-laki

Semua harus mewarisi susunan nya yang rapi

One thought on “Pagar Putih Tersusun Rapi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s