Tak Berdendang di Hari Yang Sunyi


Ketika ku berdendang dalam sunyi
bukan sunyi nya malam atau sunyinya waktu
melainkan sunyinya hati yang tak terjaga nurani
dan jiwa tak membelai mimpi…..
      

       dahaga akan rindu kian menggema dalam gelap nya ruang
       cinta yg lalu kini menepi dalam sudut waktu
       tak berujung dalam kegelapan,tak juga dalam terang
       hanya mimpi membalut suasana dalam damai
       walau kadang tak seindah nyanyian burung yang merdu
       walau kadang tak seindah sinar nya mentari pagi
       walau kadang tak seindah pelangi sore di upuk
       walau kadang tak seramai suara tepuk

Pundak pun membungkuk melepas segala hormat
atas cinta,nista dan segala asa yang terpendam
tak tampak semua ini hanya dengan mata kasat
melainkan hati harus sejernih malaikat
hingga mengerti makana rasa yang terpendam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s