Liburan Membawa Duka


Libuaran Membawa Duka

Niat ingin liburan ke kota solo sudah saya rencanakan jauh hari sebelum menginjak kan kaki di tanah jawa.Berangkat jam 3 sore dari malang menuju solo menggunakan kereta yang konon katanya,kereta kelas ekonomi.Yang saat membeli tiket bukan saya yang beli,jadi tidak tau kereta jenis apa yang akan saya naiki.
Ternyata dan ternyata itu memang kereta kelas ekonomi yang harganya cukup murah untuk perjalanan yang memakan waktu 6 jam dari malang menuju solo,sayang nya perjalanan saya waktu itu tidak mulus yang di karenakan hujan sepanjang hari dan menyebabkan Rel kereta api nya juga banjir,sehingga kereta tidak bisa lewat.Yang akhirnya dengan terpaksa saya harus memandang langit-langit kereta api yang saat itu juga bocor hingga dalam kereta ikut becek,di samping becek,kereta pun harus diam di station sragen,yang pada malam itu sedang hujan yang tidak begitu lebat.
Batre HP low,perut juga teriak minta untuk di isi.Akhirnya saia memutuskan untuk turun dari kereta mencari penjual sesuap nasi yang sekaligus punya saluran listrik yang bisa di pakai untuk charge HP ku yang sedang low.Beruntung ada warung nasi yang masih buka malam itu dan sebelah nya ada tukang tambal ban yang sedang nambal dan menggunakan penerangan dari PLN(baca listrik).”maap pak’ boleh numpang charge hp tidak?” bapak tukang tambal ban langsung menjawab “boleh,silakan” mungkin karena bapak itu kasian liat tampang saya yang lumayan kumel saat itu,hingga dia! tanpa pikir panjang lagi untuk memberikan tumpangan charge ke HP ku.
bukan hanya batre HP yang di isi saat itu,namun perut juga di isi di warung samping tukang tambal………………………….aaaaaaaaaaaach kenyang…………….!
Mulai bosan dengan suasana station sragen,sembari mencari angkutan yang bisa di pakai ke kota solo,Taxi,Bis,Ojek pun tidak ada malam itu…!!! aves memang perjalanan ku kali ini.
Dengan pikiran yang cukup panjang,akhirnya memutuskan untuk meminta sahabat yang akan saya kunjungi ke solo untuk menjemput ke station sragen😀
Alhasil,menunggu hampir 2 jam setelah menelpon sahabat.Akhirnya datang juga……………
Okeeech,Tarik jabriiiiiiiiiik………..Menuju solo dengan gas yang cukup kenceng
“alon alon ae mas”dengan bahasa jawa saya mengingatkan ke sahabat yang memboncengi ku,dengan nada jawa yang masih setengah matang”maklum baru beberapa minggu menginjak kan kaki di tanah jawa,dan bahasa jawa nya masih mentah :D”
jalanan yang begitu gelap dan licin pastinya,karena sedang di guyur hujan,
Dengan cuaca yang tidak begitu asik dan dingin yang menyelimuti tubuh,jalanan gelap
akhirnya saya terjatuh,motornya kpeleset di tikungan KM 12 sragen,yang menyebabkan Gigi bagian depan patah 3 biji,dan bibir yang di bawah hidung sedikit sobek karena terbentur aspal(bukan cium aspal :P)
Sahabat yang membawa saya tidak begitu parah,hanya luka di bagian jempol kaki sedikit,hingga dia masih bisa meminta pertolongan di penduduk setempat,yang saat itu langsung terbangun,namun yang keluat hanyalah nenek tua yang hanya bertanya “kamu kenapa nak” dengan lincah nya sahabat saya ini membangunkan tetangga yang sebelahnya.
Alhasil tetangga pun bangun dengan langsung memberikan pertolongan pertama😀
walaupun langkah-langkah pertolongan pertama yang baik dan benar tidak di lakukan oleh oarang itu.Tapi saya cukup berterimakasih,karena beliau berkenan membantu,sampai di bawa ke rumah sakit terdekat RSUD KAB.KARANG ANYAR.Jln laksada yos sudarso.
Yach akhirnya malam itu saya lewati di rumah sakit tersebut di atas, tidak begitu nyaman tentunya😀

Singkat kata singkat cerita,Sampai di solo juga,tepat nya di kos sahabat yang menjemput ini tentunya😀. Dengan nada yang merintih sakit,dan menulis di HP”tami minta tolong mana cermin nya” sahabat ku pun menjawab “buat apa”.
Meminta cermin tentunya untuk ngaca, dan memastikan apakah wajah ku masih tampan atau tidak*Narsis mode ON*
Cermin pun di berikan dan di arahkan ke muka ku yang saat itu masih tidak terlalu bersih dari lumuran darah.
Akhirnya saya pun kecewa begitu melihat pemandangan di wajah ku yang tidak begitu enak di pandang mata.Bagaimana tidak? dulu gigi ku yang bagian atas lumayan asoeeee, dan sekarang sudah di pangkas oleh aspal di jalanan Sragen (angry)
Dengan hati yang sedikit kecewa,salah seorang yang cukup berarti di hati berbicara sejenak “masih bisa di perbaiki kok” dan seiring si jambul pun berkata “tidak apa-apa at,masih bisa di selamatkan kok, ntar di sambung ato pakai gigi palsu”
Cukup lirih kedengaran nada itu,’yang juga saat itu saya masih kalut dengan rasa kecewa yang sangat over load”
hanya berdiam diri tanpa kata,memandang langit-langit kamar kos yang ukuran nya lumayan gede untuk ukuran Kost-kosan.
Sepanjang hari sepanjang malam ku lalui dengan rasa sakit,yang rasanya seperti di tikam belati berkali-kali,merintih setengah jiwa dalam hati,meronta setengah badan dalam pijakan yang hanya ukuran jasad.
Disini kesabaran ku di uji
disini keimanan ku di coba
disini cinta mu di uji
disini kemandirian ku di coba
Tak bisa berkata apa-apa yang karena mulut tidak bisa bergerak,hingga minum pun tidak bisa,apalagi untuk berucap.
hanya perangkat elektronik yang menjadi alat komunikasi ku.
Baru sadar ternyata Hand phone juga bisa di gunakan untuk menyampaikan pesan offline, yang saat itu adalah mulut tidak berbicara,karena untuk minum pun tidak sanggup,hingga segala sesuatu nya,saya hanya menulis.
Bukan menulis di kertas yach……!!! karena takut,kalau nulis di kertas! ntar tulisan ku tidak bisa di baca, saking jelek nya😛
hand phone adalah pilihan utama saya untuk menulis sesuatu yang saya ingin katakan ke orang yang berada di samping saya saati itu,dan alhamdulillah ternyata memang sangat optimal dan efisien dalam penggunaan nya,semua orang yang ada di dekat ku mengerti kondisi ku yang saat itu sedang tidak bisa berucap,berujar “apalgi nge gosip :P”
Beruntung sekali sahabat ku begitu baik, dan merasa bertanggung jawab ke saya,karena dia yang mengendalikan motor saat itu,hingga kami pun jatuh… Ups………….
Bukan hanya dia yang baik,Pacarnya yang saat itu juga tinggal tidak begitu jauh dari kos tempat ku menginap datang di pagi hari,menjenguk pacar nya dan sahabat pacarnya juga tentunya😀
Berhubung dia(baca pacar temen) juga udah lama ingin bertemu dengan saya😛,dia bukan hanya menjenguk,namun juga dia merawat,dan telah bersedia menjadi pesuruh kami untuk beberapa hari😛
Thank u so much for DITA.telah bersedia membantu dan merawat,tanpa belas kasih apapun(baca upah)

Termi kasih ya ALLAH
Terima kasih to Lalu Muhammad Haitamai
Terima kasih to Dita
Terima kasih to Rani Indrastia
Terima kasih to all Plurker yang telah mendoakan agar saya sembuh
Terima kasih to semua sahabat-sahabat yang ada di kos Projo
http://www.flickr.com/photos/saujiro/3359426885/
Saatul Ihsanhttps://i0.wp.com/saatulihsan.co.cc/sakit.JPG

9 thoughts on “Liburan Membawa Duka

  1. Ow begitu to mas critane. Tu pas ada brita itu, om iceman dr smg langsung kontek. Tp sayang aq jg lg g enak badan. Jd g bs ontime inspeksinya. Tp gpplah, minimal udah mendarat d kos projo.

    Salam kenal ya mas. Seneng dah ktemu njenengan bentar d pattiro pas rapat bengawan kmrn (devil)

  2. Admin says:

    Dear Ka!Tok
    iyach begitulah cerita kurang lebih nya
    Salam kenal balik dan Salam Hormat yang sebesar-besarnya
    Terima kasih sudah di jamu di markas blogger bengawan

  3. cuya says:

    hai soujiro saat nya adzan magrib hohohohohohoho tenang aja bro selama ku masih ku ngak bakal lupa ma kamu jack kenangan kenangan kita semua ma anak kost projo tak akan hilang good luck salam cuya kie hehehehehehe

  4. Admin says:

    dear cuya_cuza
    mwakakakakakakakkakaka kena tilang jek
    tp untung terbayar dengan memutret urang utan yang sedang ngerokok jadi terbayar dech sebel karena kena tilang

Comments are closed.