LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN


LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN

Langkah-langkah penelitian secara umum adalah sebagai berikut:
Pemilihan tema, topik dan judul penelitian
Identifikasi kebutuhan obyektif (latar belakang) penelitian
Identifikasi
, pemilihan dan perumusan masalah
Studi Pustaka/Telaah Teori
Perumusan hipotesa
Identifikasi variabel dan data penelitian
Pemilihan alat pengumpul data
Perancangan pengolahan data
Penentuan sampling
Pengumpulan data
Pengolahan dan analisis data
Penarikan kesimpulan
Penyusunan laporan penelitian
Langkah-langkah ini merupakan penjabaran dari metode ilmiah dalam menerapkan pola pikir induktif dan deduktif

1. Pemilihan Tema, Topik dan Judul Penelitian
Tema Penelitian diperlukan untuk mengarahkan ruang lingkup dan bidang telaah yang akan dipelajari oleh peneliti (berkaitan dengan bidang ilmu)
Topik Penelitian berkaitan dengan garis pembahasan (bersifat spesifik)
Dasar Pemilihan Tema dan Topik Penelitian:
Daya tarik bagi peneliti
Ada kemampuan untuk melaksanakan (keilmuan, sumber daya, dll)
Data dapat diamati (termasuk tersedianya alat pengumpul data)
Berkaitan dengan kebutuhan masyarakat (berkaitan dengan pemecahan masalah-masalah praktis)
Judul Penelitian dimaksudkan untuk memperjelas dan mempertajam ruang lingkup dan bidang telaah dari tema dan topik penelitian
Dalam membuat judul penelitian:
Singkat, jelas dan logis
Tampak ruang lingkup dan metode pembahasannya
Tampak ruang lingkup obyek penelitiannya (populasi/sampel)
Berkaitan dengan tema dan topik penelitian

Contoh:
Pengembangan Sistem Informasi Perpustakaan STMIK PPKIA Pradnya Paramita Malang
Perancangan Perangkat Lunak Untuk Mendeteksi Kerusakan CPU
Perancangan E-Commerce Untuk Transaksi Penjualan pada PT “XYZ”
Pengembangan Software Aplikasi Untuk Mengakses File MP3

2. Identifikasi Kebutuhan Obyektif (Latar Belakang) Penelitian
Memberikan deskripsi/gambaran mengenai hal-hal yang melatarbelakangi dilakukannya penelitian
Dalam mendeskripsikan kebutuhan obyektif/latar belakang penelitian ini perlu dipaparkan:
Fakta/kondisi/masalah yang ada atau terjadi saat ini
Apa arti pentingnya penelitian yang akan dilakukan
Bagaimana kaitannya dengan tuntutan kebutuhan saat ini dan tuntutan perkembangan di masa yang akan datang
Hal-hal strategis yang akan dicapai berkaitan dengan dilakukannya penelitian tersebut

3. Identifikasi, Pemilihan dan Perumusan Masalah
Pengertian Masalah
Suatu kesulitan yang dirasakan, konkrit dan memerlukan solusi
Suatu kesenjangan antara apa yang seharusnya dengan apa yang ada dalam kenyataan atau antara apa yang diperlukan dengan apa yang tersedia atau antara harapan dengan kenyataan dsb.
Suatu masalah tidak harus menuntut/menimbulkan suatu penelitian tetapi penelitian dilakukan oleh karena adanya masalah. Jadi seseorang yang akan melakukan penelitian harus menentukan terlebih dulu: apa masalahnya?
Suatu masalah berbeda dengan fakta
Contoh:
Fakta => mengarah pada adanya kebutuhan obyektif/latar belakang. Contoh file data di komputer banyak yang terkena virus
Masalah => mengarah pada adanya upaya untuk pemecahan, bagaimana cara membersihkan virus pada file data tersebut?
Suatu masalah ini membutuhkan penelitian untuk mencari solusinya
Identifikasi Masalah
Upaya untuk melakukan pencarian dan pendataan masalah-masalah yang akan dibahas
Pecarian masalah dapat dilakukan dari sumber-sumber berikut:
1. Bacaan
2. Pengamatan Sepintas/Fakta di lapangan
3. Pengalaman Pribadi
4. Pertemuan ilmiah: Seminar, Diskusi, Lokakarya dll
5. Pernyataan Pemegang Otoritas
6. Perasaan Intuitif Pribadi

Pemilihan Masalah
Setelah masalah-masalah diidentifikasi, belum menjaminan bahwa semua masalah tersebut layak dan sesuai untuk diteliti. Sehingga perlu dipilih salah satu atau beberapa masalah yang paling baik dan layak untuk diteliti.
Pertimbangan pemilihan masalah ini dapat dilakukan dengan 2 arah:
Dari Arah Masalahnya, Pertimbangan kelayakan berdasarkan arah masalah atau sudut obyektifnya atau nilai penelitiannya. Apakah penelitian memberikan sumbangan kepada pengembangan dan penerapan IPTEKS atau pemecahan masalah praktis?
Dari Arah Penelitinya, Pertimbangan berdasarkan kelayakan dan kesesuaian penelitinya menyangkut kelayakan biaya, waktu, sarana, kemampuan keilmuan, dll.

Perumusan Masalah
Masalah perlu dirumuskan dengan tujuan agar permasalahan jelas dan tidak menimbulkan keragu-raguan atau tafsir yang berbeda-beda sebab masalah tsb nantinya akan digunakan sebagai dasar pengajuan teori dan hipotesis, pengumpulan data, pemilihan metode analisis dan penarikan kesimpulan
Teknik merumuskan masalah:
Dirumuskan dalam bentuk kalimat pertanyaan
Singkat, jelas dan padat
Memberi petunjuk dimungkinkannya pengumpulan data dan adanya metode pemecahannya
Masalah Yang Baik
Mempunyai nilai dan kelayakan penelitian dari segi manfaat/kontribusi
Fisibel/dapat dipecahkan (konkrit), dimana ada data dan metode pemecahannya
Menarik bagi peneliti yang didukung kemampuan keilmuan
Spesifik mengenai bidang tertentu (jelas ruang lingkup pembahasannya)
Berguna untuk mengembangkan suatu teori
Sekali lagi: suatu masalah berbeda dengan fakta
Fakta/Latar Belakang:
Sistem manual administrasi penjualan banyak menimbulkan kesalahan dan kinerjanya lambat
Perumusan Masalah:
Bagaimana perancangan sistem komputerisasi yang dapat menangani administrasi penjualan dengan baik?
free tutorial Linux

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s